Massage to Myself
Sepertinya aku memang sudah berhenti terlalu lama. Ada sebuah jembatan yang harus kuseberangi di depan sana, tapi rasa takut menahanku untuk berhenti lebih lama. Beberapa dari mereka terlihat menyeberangi jembatan dengan begitu mudah. Tapi tiap kali kucoba mendekat, jembatan itu terlihat berkali-kali lipat lebih menakutkan. Dan sekali lagi, rasa takut menahanku untuk tetap tinggal dan membiarkan mereka berlalu. Sayangnya ini bukan sekedar jembatan yang begitu menakutkan secara fisik-lemah dan hampir roboh. Jembatan ini adalah sebuah langkah yang harus dilewati untuk sampai pada tempat berikutnya. Ketakutan yang menahanmu hanyalah sebuah keraguan-ketidakyakian akan kemampuan diri sendiri yang kemudian dipupuk oleh rasa malas. Kesalahan terbesar adalah tetap berhanti dan membiarkan satu demi satu melewatimu. Teringat akan satu pesan Bapak barusan: Apa yang menjadikan keraguan anakku? Kalau ada usaha, Insya Allah ada jalan. Jangan ragu, yang penting tidak berhenti berusaha...