Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

MONOKROM

Gambar
Lembaran foto hitam putih Aku coba ingat lagi warna bajumu kala itu Kali pertama di hidupku Manusia lain memelukku Lagu Indonesia apa yang sedang sering kau dengarkan saat ini? Well kesukaanku terhadap K-pop seringkali membuatku lupa akan perkembangan musik di Indonesia saat ini. Aku bahkan nggak terlalu paham lagu-lagu apa yang sedang populer dan menjawarai tangga lagu, juga siapa penyanyi yang sedang tren saat ini.  - Lyn

Apa Kabar Semarang

Gambar
Langit pagi depan C5 Sudah beberapa hari ini hujan terus mengguyur kota Cilacap seakan dia begitu suka berada di kota kami dan enggan singgah di tempat lain. Tetiba saja hal ini mengingatkanku akan kota Semarang yang jarang sekali diguyur hujan. Cuaca di Semarang selalu panas dan gerah. Bahkan jika di daerah sekitar Semarang hujan, kota itu tetap saja panas. Tapi sepanas-panasnya Semarang, kota itu bisa juga membuatku rinduku jadi sebesar ini. Aku suka suasana pagi di depan kos yang begitu damai dan tenang. Bukan karena aku bisa terbebas dari tugas rumah seperti mencuci piring dan memasak (meski alasan itu cukup masuk akal), tapi memang suasana pagi di kos sangat menarik. Ada saja terikan anak-anak kos yang mengantri mandi meski semua kamar mandi kosong dan musik yang bersahutan dari tiap kamar.  And hmmm......apa kabar Johar ya. Sempat kudengar tempat yang pernah menjadi pasar tebesar di Asia Tenggara di masa pra kemerdekaan itu akan segera digusur dan diganti entah de...

Capture The Moment

Gambar
Alhamdulillah akhirnya setelah perjalanan dan perjuangan yang panjang, momen ini berhasil terabadikan dalam jepretan kamera. Nggak perlu saya sebukan berapa lama saya menempuh pendidikan ini, tapi yang jelas perjuangan kita semua perlu disyukuri,  Kelulusan ini bukanlah sebuah perlombaan tentang siapa yang lebih dulu mengenakan toga dan berdandan ala wisudawan, juga bukan tentang siapa yang meraih IPK paling tinggi. Tapi hal yang terpenting adalah bagaimana perjuangan dan usaha keras kita untuk sampai pada titik ini.  (ki-ka) saya, ulya, fai dan umi: here we are the C lima's Sebenernya ada lima orang yang wis-sudah dari kos kita tahun ini, tapi si Nurul satu itu masih sibuk dandan jadi ya kita tinggal jepret-jepret aja dulu. And pssst......saya jadinya dandan sendiri loh, lumayan si hasilnya (pas masih pagi). Mungkin lain kali perlu beli foundation yang lebih bagus dan tahan lama. Tertolong banget sama banyaknya video tutorial make up dan hijab di youtube ...

XOXO

Gambar
An X is for a soft kiss An O is for a circle hug Maybe you already know Yes....penggalan lirik diatas merupakan bagian dari lagu EXO yang berjudul XOXO. Kayaknya sebagain besar pecinta Kpop bakal kenal lagu ini. Meski lagu ini bukan title track  dari album pertama mereka yang berjudul sama - XOXO, tapi musik dari lagu ini bener-bener enak sehingga lagu ini masuk daftar yang nggak pernah dihapus dari playlist ponsel.  Well, rasanya udah lama banget aku nggak dengerin lagu-lagu EXO sejak perhatianku terlalihkan oleh cowok-cowok kece lain; Bangtan Sonyeondan, sehingga playlist ponsel hampir dipenuhi dengan lagu Bangtan. Tapi tetep, masih ada lagu EXO yang nggak bakalan terhapus. Dan untuk kali ini entah kenapa rasanya kangen banget dengerin lagu-lagu EXO terutama dari album XOXO ini. Jujur, dari sekian banyak album mereka sampai EX'ACT ini, lagu dalam album pertama mereka adalah yang paling bagus. Hampir semua lagunya aku suka, mulai dari growl, baby don't cry...

Sudut Pandang

Gambar
Menjadi keren itu nggak harus dengan memilih apa yang orang-orang pikir itu keren. Nggak harus dengan masuk sekolah paling bergengsi seantero jagad. Nggak harus dengan pakai baju paling kekinianyang dipakai semua orang. Juga nggak harus dengan ikut-ikutan kebanyakan orang hanya agar dibilang keren  seperti mereka yang ngaku paling keren. Tapi keren itu ketika kamu bisa berjalan di jalan yang kamu pilih sendiri. Bisa dengan bangga menunjukan dirimu sendiri. Bisa menjadi lain tanpa harus pusing memikirkan komentar orang lain. Karena menjadi berbeda dari lainnya bukanlah sesuatu yang buruk. Setiap orang memiliki sudut pandangnya sendiri-sendiri sehingga mereka bebas menentukan mana yang mereka sukai dan tidak.  So, mulai saat ini kenali dirimu sendiri. Mulai menata niat dan hati agar segalanya diawali dengan niat yang baik. 

Surely, with hardship comes ease

Gambar
A sweet and sour taste of orange instant juice plus chocolate snack and a pile of books has accompany me to start a new day.  I have to be happy since I've finished my final project last January. Firstly I think that the examination would be so frightened, I even can't sleep properly few nights before the day. But once you present your reasearch your fear will blow away (if you have prepared well).  I remember that Allah promised us an ease afther a hardship in one of His surah فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا -  إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا "Then surely, with hardship comes ease. Surely, with hardship comes ease"  

Jakarta Ramai

Gambar
Semarang, 14 Februari 2016 Jakarta ramai - belakangan lagu ini sering banget aku dengerin. Bukan karena aku sedang berada dalam hiruk pikuk Jakarta yang super duper duper padat. Hanya saja lirik lagu ini membuatku kembali berpikir akan bagaimana aku menjalani kehidupanku selama ini. Kadang rutintas membuatku muak menjalani hidup ini. Hal yang serba itu-itu saja terus berulang selama 24 jam dalam tujuh hari, dari bangun hingga kembali memejamkan mata. Tapi bukankah bumi, planet tempat manusia hidup juga melakukan rutinitas yang sama setiap detiknya. Bumi ini terus berputar mengelilingi matahari sehingga kita bisa membedakan pagi dan malam. Mungkin jika bumi bosan akan kegiatannya dunia ini akan kiamat. Ah, kenapa pula masalah lagu ini jadi merambat sampai urusan tata surya segala! I really want to change something but don't know what to do Impian dan harapanku mungkin belum tercapai saat ini. Tapi kuharap impian dan harapan itu takkan musnah seiring berj...

Cita-Cita Masa Kecil

“Apa cita-citamu?” Aku benci dengan pertanyaan semacam itu. Kurasa pertanyaan itu hanya cocok ditujukan bagi anak kecil atau anak sekolah saja. Dan dengan mantap mereka akan menyebut sederet profesi yang mereka impikan suatu saat nanti: dokter, guru, insinyur, profesor, polisi, artis, menteri bahkan presiden. Tapi bagi orang dewasa sepertiku, cita-cita yang kuucapkan saat kecil terasa seperti duri yang kutemukan dalam ikan yang terhidang di meja makan. Mengingat cita-cita itu terasa menyakitkan karena ia tak tergapai. Untuk saat ini, aku ingin melakukan pekerjaan yang kusukai dan menyukai apa yang kukerjakan. Tak bisakah aku mewujudkan hal itu? Terjebak dalam rutinitas pekerjaan yang melelahkan dan membosankan, aku tak ingin melakukannya. Lalu, apa cita-citamu? Apa impianmu?

Benci Membencimu

Gambar
bagaimana kau menyebut hal ini?  hmmm….. mungkin kau sadar jika aku menjauhimu beberapa hari ini. tapi mungkin saja tidak. kau pasti terlalu sibuk untuk sekedar memikirkan alasan kenapa aku tak menghubungimu dan mengabaikanku. kau tau….aku paling benci membenci orang lain. tapi ketika itu terjadi, ketika aku membenci orang lain, aku tak bisa mengendalikan perasaanku. aku tak bisa menahan perasaanku atau menyembunyikannya.  jika kau menemukan saat dimana aku menghindarimu, mungkin saat itu aku sedang membencimu. kau tau kan kalau aku memiliki pisau di lidahku. jadi….ketika aku membencimu, biarkan aku mendiamkanmu sesaat. karena aku takut jika aku bertemu denganmu aku tak bisa mengontrol kata-kataku sehingga kau terluka pada akhirnya.  ini hanya kesimpulanku saja. sejujurnya aku merasa sakit karena membencimu. tapi aku takut aku takut menyakitimu dengan apa yang kukatakan.  

at 01:32 am

  bukankah hidup ini selalu disisipi dengan kekhawatiran? dari seratus kepingan keberanian yang kau tumpuk, dua atau tiga diantaranya bisa jadi adalah kekhawatiran. khawatir akan kegagalan, akan masa depan yang tak pasti atau harapan yang memudar. manusia wajib berusaha, tapi Tuhanlah yang menentukan. dari dua atau tiga kepingan kekhawatiran, masih adasembilan puluh lebih keping keberanian yang kau miliki.  tenanglah, Allah bersamamu

Aku Ada

Melukiskanmu saat senja Memanggil namamu ke ujung dunia Tiada yang lebih pilu Tiada yang menjawabku Selain hatiku dan ombak berderu Jingga di bahumu Malam di depanmu Dan bulan siaga sinari langkahmu Teruslah berjalan Teruslah melangkah Kutahu kau tau  Aku ada *Been so busy lately, sampai lupa masih  punya blog. Jika diiba ratkan  rumah mungkin blog ini sudah beda bentuk ka rena penuh sa rang laba-laba. Tapi bukan pe rka ra sibuk juga yang membuat blog ini te rbengkalai. Kadang  rasanya begitu malas untuk sekeda r menuliskan pe rasaan dan piki ran kita.  Lagu milik dee ini adalah salah satu yang selalu ada dalam playlist ponsel. Be rapapun banyaknya lagu yang dihapus dan ditambahkan lagu ini akan selalu ada, sama seperti judulnya "Aku ada", Dari lagu ini aku menyadari bahwa meskipun aku sendiri, pada kenyataannya aku tak benar-benar sendiri. Ada keluarga yang selalu memeluk dari jauh lewat doa dan pesan-pesan singkat, ada sahaba...