Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

[untitled]

Gambar
            Aku yang menciptakan rasa ini, dan aku sendiri yang merasakannya. Entah itu senang, sedih, khawatir, rindu, malu ataupun marah. Aku tak akan pernah menuntutmu untuk merasakan rasa yang sama. Cukup aku saja. Itu sudah cukup.             Satu hal yang kusukai adalah mengamatimu. Dari jarak yang tak kau sadari tentunya. Entah itu aku di sampingmu atau di seberang jalan. Lebih baik jika kau tidak merasakan kehadiranku, karena aku bisa lebih leluasa mengawasimu dan menikmatimu.             Kadang sekali waktu, manik mata kita bertemu. Dalam diam. ketika kita berada di kelas, kau alihkan pandanganmu ke jendela di sebelahku karena bosan. Dan saat itu....... jantungku berdetak melebihi batas kewajaran. Badanku mati rasa. Rangsangan dari mata itu begitu cepat sampai ke otak dan menginstruksikan seluruh organ untuk berhenti, menyal...

A cup of coffee and sugar

Gambar
                Ada kalanya dua rasa yang berlawanan hadir dalam satu masa yang sama. Seperti hujan yang datang ketika matahari masih merajai siang. Atau secangkir kopi pahit dan sesendok gula. Atau ketika kita merasakan kesunyian di tengah hiruk pikuk jalan, taman, mall. Begitu juga dengan kesedihan dan kebahagiaan yang kurasakan saat ini, mereka datang di saat yang sama. Mungkin akarena aku wanita, aku lebih melih memilih happy ending story seperti yang kubaca dalam dongeng. Jadi aku lebih memilih kesediahn itu lenyap. Karena untuk merasa bahagia itu sebuah pilihan.

SATU

   Sungguh ini teramat menakutkan. Terjebak bersama bayang-bayang yang kau tinggalkan untukku. Bukankah ini tidak adil ? kau bisa seenaknya saja pergi kemanapun kau suka. Ke semua tempat yang ingin kau kunjungi. Tapi bagaimana denganku ? kau bahkan tak memberiku  kesempatan untuk lepas dari bayangmu. Untukkku bisa melangkah meski hanya sejengkal. Untukku bisa bernafas di udara segar. Untukku bisa merasakan setetes air hujan. Tak sedikitpun dari itu.  Mungkin kau akan tertawa sepuasmu. Melihatku yang semakin tak berdaya di bawah jeratmu. Jerat yang tak pernah bisa terlihat oleh mata. Tapi bisa kurasakan adanya, sangat jelas.                 Aku selalu berusaha untuk melenyapkan berbagai prasangka buruk tentangmu. Meski aku tahu kau berbohong, akan selalu ku katakan pada diriku bahwa kau sedang lalai. Bahwa kau sedang terpeleset pada jalan yang salah. Dan kau akan kembali padaku, karena...