Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

SCHOOL DURING PANDEMIC

Gambar
Maret 2020, awal mula sekolah menetapkan pembelajaran jarak jauh. Sekolah dinonaktifkan selama 14 hari dan semua siswa diminta belajar di rumah. Sebagian siswa merasa bersyukur dengan keadaan ini, karena mereka tidak perlu berangkat dan menjumpai pelajaran yang membosankan. Dua minggu berlalu dan keadaan belum membaik, pembelajaran jarak jauh ditambah selama 14 hari lagi. Materi pelajaran, latihan soal, tugas semua diberikan secara online. Beberapa wali murid mulai mengeluhkan anak mereka yang menghabisakan kuota internet. Tak selesai disitu saja. Karena semakin banyak orang yang terpapar, pembelajaran di rumah ditambah lagi selama sebulan, dua bulan, tiga bulan, bahkan ujian kenaikan kelas tak berjalan seperti sebelumnya.  Kita mengalami masa dimana beberapa hal berjalan diluar batas nomal dan menciptakan kenormalan baru sebagai upaya menyesuaikan diri; memakai masker ketika keluar rumah, cuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumuman dll Semoga keadaan ini segera berakhir dan ...

Waktu Akan Menyembuhkan Segalanya

Gambar
Waktu akan menyembuhkan segalanya Aku sering mendengar kalimat itu dalam penggalan lirik lagu patah hati Well, waktu memang membantu kita melupakan banyak hal. Karena sepanjang waktu yang terlewat itu kita menemukan banyak hal baru, kita mengalami banyak hal dan kita bertemu dengan orang-orang baru. Hal-hal itu secara tidak langsung mengalihkan pikiran kita dan membantu kita melupakan beberapa kenangan secara perlahan. Tapi Tuhan memang menciptakan manusia sebagai makhluk yang istimewa. Manusia memiliki keterikatan kuat antara pikiran dan hati yang menjadikan beberapa hal masih terasa bahkan setelah waku berlalu begitu lama.  Ternyata kenangan itu tak bisa sepenuhnya terlupakan.  Kenangan itu terkadang muncul secara tak terduga di sela-sela kesibukan kerja Namanya terselip diantara tumpukan dokumen yang berdebu.  Kenangan itu menjelma dalam bentuk lagu dan yang lebih parah kenangan itu terlukis pada dinding yang setiap hari kulewati. Bagaimana melupakan semua itu? Bagaima...

GOODBYE

Gambar
Aku tau, permintaan maafku takkan mengubah keadaan menjadi sama seperti semula. Kau benar, piring yang sudah pecah takkan pernah sama bentuknya meski semua bagiannya terpasang secara utuh Ada retak yang takkan hilang Ada luka yang masih tertinggal Tapi aku sungguh minta maaf Melihatmu tersakiti, membuatku merasa lebih sakit Dan setelah semua kejadian ini, kau mungkin akan memandangku dengan cara yang berbeda.  Aku bukan lagi orang yang sama bagimu. Dan perlahan kita akan menjadi asing satu sama lain, sama seperti saat kita pertama bertemu.

HILANG

Gambar
Pertengkaran kemarin berakhir dengan kita yang tenggelam dalam asumsi masing-masing Aku yang merasa paling tersakiti dan kau yang (mungkin) merasa menjadi korban dari keegoisanku  Hari ini, rasanya ingin kulanjutkan perseteruan kemarin. Tapi ini mungkin masih terlalu pagi untuk memulai peperangan  Kulihat dirimu berjalan di selasar, tersenyum ramah pada beberapa orang yang kau jumpai. Tapi senyum itu bukan milikku pagi ini. Juga untuk pagi pagi berikutnya.  Kini aku menyadari, ternyata sikap dinginmu beberapa saat lalu adalah caramu untuk menjauh secara perlahan 08.25 am