Terimakasih Atas Pagi Ini Tuhan
Terimakasih atas pagi ini Tuhan.
Atas kopi pekat yang
begitu nikmat. Rasa manis dan pahit teraduk rata di dalam mulut. Menciptakan sensasi
yang selalu nagih.
Terimakasih atas pagi
ini Tuhan.
Angin pagi ini begitu
dingin, rasanya seperti masuk ke lemari es yang begitu besar dan tak terbatas.
Karena
nanti kulit kami akan bertarung melawan teriknya matahari.
Terimakasih atas
semuanya Tuhan.
Kami hanya makhluk
ringkih yang begitu sensitif terhadap perubahan cuaca. Karena lidah dan mulut
ini begitu pandai dalam hal mengeluh tentang hal-hal yang tak kami suka.
Komentar
Posting Komentar