SATU


  

Sungguh ini teramat menakutkan. Terjebak bersama bayang-bayang yang kau tinggalkan untukku. Bukankah ini tidak adil ? kau bisa seenaknya saja pergi kemanapun kau suka. Ke semua tempat yang ingin kau kunjungi. Tapi bagaimana denganku ? kau bahkan tak memberiku  kesempatan untuk lepas dari bayangmu. Untukkku bisa melangkah meski hanya sejengkal. Untukku bisa bernafas di udara segar. Untukku bisa merasakan setetes air hujan. Tak sedikitpun dari itu.  Mungkin kau akan tertawa sepuasmu. Melihatku yang semakin tak berdaya di bawah jeratmu. Jerat yang tak pernah bisa terlihat oleh mata. Tapi bisa kurasakan adanya, sangat jelas.
                Aku selalu berusaha untuk melenyapkan berbagai prasangka buruk tentangmu. Meski aku tahu kau berbohong, akan selalu ku katakan pada diriku bahwa kau sedang lalai. Bahwa kau sedang terpeleset pada jalan yang salah. Dan kau akan kembali padaku, karena itu aku rela dengan bodohnya memaafkanmu.
Entahlah, sudah berapa kali kau melakukan hal yang sama padaku. Bohong. Bohong dan bohong. Tak dapat lagi kuhitung berapa banyak kau melakukannya. Aku pun tak mau menghitungnya. Cukup untuk di ingat saja. Tapi aku akan menyelesaikan semua ini. semua ini akan ku cukupkan untuk sekarang. Aku ingin lepas dari bayangmu, agar aku bisa menjalani hidupku tanpa berteman bayang hitammu itu. Rasa ini aku yang memulainya, aku yang memeliharanya, maka aku juga yang akan mengakhirinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Midnight post ~~~

Drama Korea Baru Tayang Mei 202, Ada L infinite Hingga Go Kyung Pyo