Untukmu Yang Aktif Sepuluh Menit Yang Lalu



Beberapa hari ini aku menyibukkan diri dengan aktivitas stalking akun medsos kamu untuk melihat kapan kira-kira kamu online.
Aktif 30 menit yang lalu
Aktif 2 jam yang lalu
Aktif 27 menit yang lalu
Aktif 12 jam yang lalu
Menemukan pemberitahuan seperti itu rasanya kaya udah beli jajan yang ada kupon hadiahnya tapi setelah digosok muncul tulisan “coba lagi”. Dan bagaimanapun juga aku tetap mencoba peruntungan untuk melihat kapan kamu aktif sambil memikirkan bagaimana dan kalimat apa yang harus kutanyakan padamu kalau nanti kamu udah online.
Kalimat seperti “Hai apa kabar” mungkin terlihat paling biasa. Tapi bukankah itu yang selalu diucapkan ketika bertemu sahabat lama. Atau mungkin aku harus mengucapkan salam, ah tapi itu sama sekali bukan styleku. Sebenarnya aku bisa saja nge-chat kamu duluan tanpa menunggu kamu aktif, toh nanti kamu juga akan membacanya. Tapi..... aku sama sekali tak punya keberanian semacam itu.
SEDANG AKTIF
OMG........Akhinya setelah beberapa hari stalking, aku mulai paham kapan kamu biasa membuka akunmu itu. Kamu sedang aktif, tapi aku bahkan tak bisa menuliskan kata “hai..” sekalipun. Aku hanya bisa memandangi kronologimu tanpa tau bagaimana mengawali percakapan.
Satu menit...
Lima menit...
Sepuluh menit...
Tiga puluh menit...

Dan akhirnya kamu pun kembali menutup obrolanmu. Aku sungguh pengecut yang bahkan tak bisa mengucapkan satu kata hai kepadamu.  


Lyn

Komentar